Batik Penghias Kota
Lain padang, lain belalang. Ungkapan itu sangat tepat menyimpulkann cara masyarakat di daerah penghasil batik menunjukkan kebanggan terhadap batik khas hasil daerahnya masing-masing. Kesimpulan ini didapatkan setelah Attack Batik Cleaner mengunjungi 3 daerah penghasil batik; Pekalongan, Madura dan Solo.
Pekalongan

Masyarakat di kota pesisiran ini mengaplikasikan motif batik nyaris di seluruh kota. Tembok pembatas halaman, hingga becak. Segera semua terlihat jelas ketika kita memasuki kota.
Madura

Warna-warna terang dan pola kontemporer batik Madura nyaris berhamburan di seluruh kota besar madura. Dinding bangunan, tembok pembatas, dan gapura menjadi sarana mengimplementasi motif batik khas daerah ini
Solo

Tergolong sebagai kota besar di Pulau Jawa, pemerintah Solo sangat menyadari potensi budaya yang dimiliki daerah ini. Alih-alih membiarkan masyarakat menghiasi kota dengan graffiti bermotif batik, pemerintah mengolah motif batik menjadi elemen penghias kota. Motif Kawung dijadikan penghias tempat sampah dan canting distilir menjadi lampu kota. Indah bukan...
Artikel Lainnya
Dipersembahkan oleh
untuk pencinta batik Indonesia
Layanan Konsumen: Telp: 0800-1-808080 (bebas pulsa) 021-79191980 (pulsa bayar) Senin-Jumat 09.00-17.00 WIB. E-mail: consumer@kao.co.id
© PT KAO Indonesia. All Right Reserved
