Genba Attack Batik Cleaner
Dalam sebuah proses pengembangan produk, PT Kao Indonesia senantiasa melakukan survei lapangan yang dikenal dengan sebutan Genba. Aktivitas ini dibuat dengan tujuan mendapatkan langsung data dari konsumen sehubungan produk yang sedang dikembangkan.
Kisah tentang Attack Batik Cleaner ini berawal dari beberapa pertanyaan konsumen ke Kao, tentang deterjen khusus untuk mencuci batik. Kao terinspirasi untuk memahami dan menggali lebih dalam tentang karakteristik batik dan kebiasaan konsumen ketika mencucinya. Untuk mengumpulkan data yang akurat tentang kondisi ini, dilakukan tiga jenis Genba.
Genba 1: Industri Batik.

Di Indonesia dikenal beberapa sentra batik, seperti Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Cirebon, dan Madura, maka tim Kao merasa perlu untuk mengunjunginya satu persatu. Di sana kami melihat batik diproduksi dalam bentuk industri rumahan. Setiap helai kain dibuat satu persatu, secara manual. Ketika memantau proses pembuatan inilah, tim Kao mendapatkan data bahwa warna batik relatif mudah pudar dan luntur, karena cara pembuatannya yang berbeda dibandingkan jenis kain lain. Jika dihubungkan dengan fungsi deterjen umum yang diproduksi dengan daya pembersih tinggi, maka penggunaan deterjen umum ini akan secara mudah memudarkan warna batik. Hipotesa awal inilah yang “menggelitik” Kao untuk menciptakan deterjen khusus pembersih batik.
Genba 2: Konsumen

Ketika melakukan genba kedua pada konsumen batik, tim Kao menemukan bahwa konsumen memperlakukan Batik dengan cara yang berbeda pada saat mencuci. Awalnya batik dipisahkan dari jenis pakaian lain, batik tidak direndam, tidak dikucek dan tidak diperas. Konsumen juga tidak mengeringkan batik dengan cara menjemurnya di luar ruang karena menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Ketika mencuci batik, konsumen ternyata tidak menggunakan deterjen. Pilihan pembersih mereka adalah sampo bayi atau sabun mandi batangan. Selain itu, konsumen menyatakan bahwa batik hanya mereka kenakan saat acara tertentu, seperti pesta yang hanya berlangsung 2-3 jam saja, sehingga tidak terlalu kotor. Hal inilah yang menyebabkan batik tidak perlu dicuci dengan deterjen berdaya bersih tinggi. Fakta ini semakin menguatkan hipotesa tim peneliti bahwa dibutuhkan deterjen berkonsep khusus yang berbeda. Tidak hanya formula yang lebih halus dan tetap berdaya bersih baik tanpa memudarkan warna, melainkan juga kemasan, bentuk, warna dan nama produk yang berbeda. Keseluruhan kriteria produk tersebut harus bisa memberi kesan halus dan lembut.
Genba 3: Pasar
Sekalipun saat ini batik kembali menjadi salah satu daya tarik, bahkan menjadi bagian dari fashion trend pada kelas konsumen tertentu. Hingga saat ini tidaklah mudah menemukan deterjen khusus untuk batik yang dijual bebas. Umumnya pembersih batik dijual di toko atau butik khusus yang menjual batik, dan itu pun tidak diketahui umum. Kondisi inilah yang semakin kuat mendorong Kao sebagai ahli dan produsen produk pembersih pakaian untuk memproduksi pembersih khusus untuk batik.
Memanfaatkan Kesempatan

Seluruh fakta yang didapatkan dari genba itu kemudian disusun dan disebarluaskan ke berbagai divisi. Ternyata, mereka jatuh cinta pada batik dan setuju untuk mendukung pembuatan deterjen khusus ini. Seakan mimpi menjadi kenyataan, mempertemukan warisan leluhur bangsa Indonesia dengan ahli pembuat produk pembersih bertaraf internasional. Setelah melewati beberapa tahap dan masa uji coba, akhirnya departemen riset dan pengembangan (R&D) berhasil menemukan formula terbaik untuk mencuci batik, berupa cairan pembersih beraroma mint, yang dikemas dalam botol transaparan berdesain cantik, yang secara keseluruhan penampilannya memberi kesan halus dan lembut. Produk ini kemudian dinamakan Attack Batik Cleaner.
Pada tanggal 2 Oktober 2010, yang merupakan peringatan Hari Batik Nasional, Attack Batik Cleaner diluncurkan. Produk yang tampilannya mungil dan feminin ini merupakan wujud sebuah mimpi besar PT Kao yang sangat peka terhadap kebutuhan konsumen Indonesia. Sangat diharapkan produk ini dapat tumbuh bersama Batik Indonesia dan menjadi produk nasional Indonesia suatu saat nanti.
Perjalanan baru saja dimulai. Kami akan terus terbuka untuk mendengar pendapat dari para konsumen untuk dapat terus maju bersama Batik Indonesia, agar kebanggaan kita pada tradisi Indonesia terus hidup, agar cinta kita pada Batik takkan pudar.
Artikel Lainnya
Dipersembahkan oleh
untuk pencinta batik Indonesia
Layanan Konsumen: Telp: 0800-1-808080 (bebas pulsa) 021-79191980 (pulsa bayar) Senin-Jumat 09.00-17.00 WIB. E-mail: consumer@kao.co.id
© PT KAO Indonesia. All Right Reserved
